Memulai BisnisStartup

6 Cara alternatif untuk membiayai perusahaan Anda tanpa investor

Mencari dana dapat menjadi bagian yang tersulit ketika memulai bisnis, dan itu juga merupakan hal yang paling penting. Sebagian besar perusahaan kecil yang gagal dalam waktu beberapa bulan memiliki satu kesamaan yaitu mereka kehabisan uang.

Dunia software sangat terkenal dengan pendanaan dari venture capitalist atau angel investor dan memiliki penilaian yang besar. Tetapi kenyataannya, banyak perusahaan kecil yang tidak berhasil mendapatkan pendanaan, dan sangat tidak mungkin mencari venture capitalist. Mencari pendanaan secara tradisional membutuhkan waktu yang lama, mangambil waktu berharga Anda yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan produk dan layanan pelanggan Anda. Selain itu, ada satu hal yang sangat penting untuk Anda ketahui ketika Anda mencari dana, Anda akan kehilangan saham atau hak milik perusahaan Anda.

Berikut ini merupakan beberapa alternatif untuk membuat bisnis berkembang tanpa harus mendapatkan pembiayaan dari venture capitalist.

Jangan berhenti dari pekerjaan utama Anda hingga startup Anda mendapatkan keuntungan

Menjaga pekerjaan utama Anda merupakan cara yang paling aman untuk membiayai operasional startup dan membayar tagihan bulanan Anda. Jika Anda memutuskan untuk mengambil jalan ini, pastikan Anda memahami kontrak kerja Anda, terutama hal – hal (perjanjian) di luar jam kerja Anda.

Baca juga:  7 Cara untuk bertahan dan berkembang di startup

Secara finansial, ini merupakan cara yang resikonya paling kecil untuk membiayai perusahaan Anda, tetapi untuk jangka panjang hal ini akan memberikan dampak yang negatif, seperti kelelahan secara fisik dan mental karena Anda harus mengerjakan pekerjaan kantor Anda dan pekerjaan startup Anda. Namun jika Anda memang benar – benar memiliki passion yang kuat terhadap ide bisnis Anda, Anda dapat mendedikasikan satu atau dua hari setiap minggunya dan waktu di akhir pekan untuk mengerjakan pekerjaan startup Anda.

Bootstrap dan jaga agar biaya Anda rendah

Tidak peduli seberapa besar uang yang Anda miliki, pastikan bahwa pengeluaran Anda realistis. Jangan mendengarkan istilah “go big” or “go home” atau “spend money to get money.” Anda harus dapat melakukan segala hal untuk menjaga agar beban biaya Anda serendah mungkin dari awal.

Baca juga:  Mengapa Anda tidak boleh mengirim bisnis plan kepada investor

Reinvest setiap profit yang Anda dapatkan ke bisnis

Jika bisnis Anda sudah mendapatkan keuntungan, Anda dapat menginvestasikan keuntungan tersebut kembali ke bisnis dan terus lakukan hal tersebut hingga bisnis Anda berkembang. Ketika perusahaan Anda sudah mulai berkembang, Anda dapat berinvestasi pada orang, perlengkapan, pemasaran, dan lain – lain.

Mencari pinjaman

Salah satu keuntungan dari bootstrap adalah ketika Anda mencapai level pendapatan dan cash flow tertentu, Anda akan jauh lebih mudah untuk mencari bank atau institusi finansial yang bersedia untuk meminjamkan sejumlah uang kepada Anda. Bank dikenal sebagai institusi yang tidak mau mengambil resiko ketika mereka mengeluarkan dana, jadi Anda harus memiliki catatan kredit yang bagus dan jumlah pendapatan yang cukup. Anda mungkin akan mendapatkan persetujuan untuk melakukan pinjaman kepada bank lokal jika Anda sudah memiliki hubungan perbankan dengan mereka.

Meminjam dari teman atau saudara

Untuk beberapa hal, meminjam uang dari saudara dan teman merupakan langkah yang masuk akal ketika Anda membutuhkan dana untuk memulai bisnis. Anda juga tidak perlu menghabiskan waktu untuk membuat proposal yang tebal untuk meyakinkan orang tua Anda bahwa ide bisnis Anda membutuhkan pendanaan.

Baca juga:  Passion saja tidak cukup untuk membuka bisnis

Jika Anda pada akhirnya mendapatkan pinjaman uang dari keluarga dan teman, pastikan bahwa Anda transparan mengenai resiko, peranan, dan keterlibatan investor. Yang paling penting, jangan pernah meminjam uang dari teman atau saudara yang tidak siap kehilangan uang mereka.

Crowdfunding

Crowdfunding tidak selalu dapat digunakan untuk setiap ide bisnis, tetapi jika ide bisnis Anda cukup menarik perhatian banyak orang yang ada di situs seperti Kickstarter atau Indiegogo, maka Anda bisa mendapatkan dana yang cukup besar untuk membiayai bisnis Anda.

Selain untuk mendapatkan dana bisnis, Anda juga dapat menggunakan crowdfunding untuk membangun brand dan basis pelanggan, Anda juga akan lebih terekspose (ini artinya menghemat biaya pemasaran), dan mendapatkan validasi ide bisnis yang nyata.

Intinya adalah uang memang sangat penting untuk setiap bisnis, tetapi Anda tidak membutuhkan perusahaan jutaan dollar untuk membiayai bisnis Anda.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *