Bisnis

Cara mengenal kompetisi

Berbeda dengan kebanyakan yang dikatakan oleh orang – orang, mengembangkan sebuah bisnis bukanlah olahraga berdarah. Ini bukan mengenai bagaimana Anda membunuh kompetisi atau memenangkan kompetisi dengan menghalalkan segala cara. Kenyataan yang terjadi adalah kompetitor yang sukses cenderung bertemu di medan yang sama, terkadang mereka bekerjasama, dan terkadang mereka saling berhadapan satu sama lain. Kunci untuk memenangkan pasar adalah membedakan perusahaan Anda dengan menyediakan produk, layanan atau solusi yang lebih sesuai dengan apa yang dibutuhkan prospek Anda.

Mungkin Anda pernah bertemu dengan prospek baru dan dia mengatakan bahwa dia sudah membeli produk yang Anda tawarkan dari kompetitor Anda. Menurut Anda apakah itu sebuah kabar baik atau kabar buruk? Percaya atau tidak, itu merupakan kabar baik, karena itu artinya Anda telah bertemu dengan prospek berpotensial. Pemasar yang sudah berpengalaman tahu bahwa sangat mudah untuk memenuhi kebutuhan seseorang daripada menemukan yang baru. Seseorang yang telah menggunakan tipe produk atau layanan yang sama dengan yang Anda tawarkan merupakan seorang prospek yang luar biasa, sebab dia telah mendefiniskan kebutuhannya dengan sangat jelas dan yang paling penting adalah dia mampu untuk membelinya.

Baca juga:  Menulis Rencana Bisnis? Jangan Melupakan Marketing

Meyakinkan prospek yang berpotensi untuk membeli produk atau layanan merupakan pekerjaan Anda yang sebenarnya. Ikuti empat langkah berikut ini untuk menyempurnakan analisis kompetitif yang akan membantu Anda membuka informasi yang dibutuhkan untuk membedakan bisnis Anda dari kompetisi berdasarkan titik unik penjualan (selling point) Anda.

Lakukan pekerjaan detektif Anda

Langkah pertama dalam analisis kompetitif adalah mengumpulkan alat dan material pemasaran. Periksa halaman web, material cetak, dan periklanan mereka (kompetitor). Anda juga dapat melakukan pembelian secara diam – diam, supaya Anda dapat merasakan seperti apa berbelanja di website atau toko mereka yang menjual produk atau layanan yang sama dengan Anda.

Evaluasi kompetitor Anda

Kemungkinan, Anda akan memiliki kompetisi yang jauh lebih besar daripada apa yang Anda pikirkan. Untuk mengetahui kompetitor yang sebenarnya, Anda dapat mengevaluasi alat dan material pemasaran bisnis yang disukai oleh prospek Anda ketika mereka ditawarkan sebuah produk atau jasa yang sama dengan apa yang Anda tawarkan. Sebagai contoh, seorang pembuat lemari percaya bahwa dia bersaing secara eksklusif dengan perusahaan lain yang juga membuat lemari. Namun bila seorang prospek berpikir bahwa lemari yang ditawarkan oleh kebanyakan perusahaan furniture merupakan produk yang kompetitif, maka pembuat lemari harus mengevaluasi kembali rantai pasar mereka dalam area lokal.

Baca juga:  4 Hal yang akan membunuh bisnis Anda

Fokus pada pesan

Ketika Anda sudah berhasil mengumpulkan material tersebut, langkah berikutnya adalah menganalisa apa yang dikomunikasikan dan bagaimana caranya. Identifikasi janji yang dibuat oleh kompetitor Anda. Dan jangan kaget, bila Anda melihat banyak kemiripan dalam kegiatan pemasaran mereka yang sama dengan Anda. Ada banyak kompetitor diluar sana yang memiliki pesan pemasaran yang sama dengan apa yang Anda lakukan, perbedaannya hanyalah pada tenaga penjual yang mereka pekerjakan.

Setelah menentukan beberapa pesan yang efektif, lihatlah tools dan material tersebut. Format apa yang terlihat paling cocok untuk bisnis Anda? Pada titik ini, analisis kompetitif Anda akan menunjukkan bagian mana yang kurang pada bisnis Anda yang diharapkan oleh prospek Anda pada industri yang Anda geluti.

Baca juga:  Mengapa Anda tidak boleh mengirim bisnis plan kepada investor

Menemukan keunikan

Sekarang Anda telah mengumpulkan semua material dan telah mempelajari pesan kunci yang disampaikan oleh kompetitor Anda sebenarnya. Semua hal tersebut akan melembur menjadi sebuah pertanyaan: Bagaimana perusahaan Anda dapat memenuhi kebutuhan pelanggan Anda dengan cara yang unik dan menarik? Untuk menemukan jawaban tersebut, pertimbangkan beberapa hal selain produk atau layanan Anda, seperti cara operasional, karakteristik perusahaan, layanan pelanggan, atau pengiriman barang gratis. Jika Anda tidak dapat menemukan selling point berdasarkan produk atau layanan yang dapat membuat bisnis Anda lebih menonjol dibandingkan kompetitor Anda, gunakanlah apa yang sudah Anda pelajari dari analisis kompetitif tersebut untuk memperbaiki apa yang Anda jual dan bagaimana cara Anda menjualnya.

Tags

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker