5 Pertanyaan yang harus Anda jawab sebelum memilih franchise

By -

Jika Anda sedang berada dalam pameran franchise, Anda akan melihat ratusan franchise yang dapat Anda pilih. Anda akan melihat franchise mulai dari perawatan bayi hingga pizza, salon, gym, dan peralatan medikal. Dengan banyaknya pilihan seperti itu, tentu sangat sulit bagi Anda untuk memilih franchise yang tepat. Sebagai calon franchisee Anda harus tahu lebih dalam tentang franchise yang membuat Anda tertarik dan memilih franchise yang kira – kira cocok untuk Anda. Namun terkadang, dalam memilih franchise banyak orang – orang yang mengabaikan faktor kunci dalam membuat keputusan: berapa banyak pertanyaan yang diajukan franchise favorit tersebut kepada Anda?

Orang – orang yang membuat keputusan besar untuk menjadi franchisee memiliki begitu banyak pikiran dalam kepala mereka dan mereka memiliki pertanyaan yang harus dijawab sehingga mereka menjadi tidak fokus ketika franchiser menginterview mereka. Tidak semua franchise diciptakan sama, dan cara franchiser untuk mengenal Anda akan memberitahukan Anda tentang budaya mereka. Idealnya, Anda harus mengambil franchise dengan franchiser yang tertarik pada Anda, sama seperti Anda tertarik pada mereka. Pertanyaan yang mereka ajukan atau gagal mereka ajukan akan mengatakan banyak hal pada Anda.

Seharusnya, sebuah franchise tidak hanya menginginkan uang Anda saja. Mereka harus bersedia untuk berinvestasi dalam membangun kesuksesan bersama dengan Anda, dan pertanyaan yang mereka ajukan akan memberitahukan kepada Anda seperti apa pengalaman yang akan Anda dapatkan ketika menjadi partner mereka. Berikut ini merupakan lima pertanyaan yang harus ditanyakan franchiser kepada calon partnernya.

Baca juga:  Mengapa membenci kompetisi tidak akan membawa Anda kemana pun

Apa latar belakang profesional Anda?

Franchise merupakan sebuah model bisnis yang menarik karena mereka dapat menarik banyak orang dari berbagai latar belakang. Bukan hanya satu jenis orang saja yang bisa menjadi franchisee, jadi sebuah franchise yang baik tentu harus memahami pengalaman Anda sebelumnya untuk memastikan Anda memiliki hal yang dapat membuat bisnis mereka sukses.

Beberapa franchise mungkin akan melihat bagian – bagian tertentu dari pengalaman Anda di masa lalu, namun kebanyakan dari mereka melihatnya berdasarkan pengalaman individual saat ini. Jika sebuah franchise tidak peduli dengan pengalaman Anda, itu artinya mereka tidak pilih – pilih orang yang dapat menjadi franchisee mereka, dan itu juga bisa diartikan bahwa mereka tidak terlalu suka berinvestasi dalam kesuksesan bersama Anda.

Berapa banyak waktu yang dapat Anda berikan dalam bisnis?

Setiap franchise akan memiliki panduan berbeda tentang berapa besar waktu yang diharapkan untuk diberikan kepada bisnis. Beberapa franchise membutuhkan maintenance yang tinggi dibandingkan yang lain. Semua itu bergantung pada jenis produk dan layanannya. Sebuah franchise harus mampu menjelaskan kepada setiap franchisee secara individual tentang seberapa mudah atau kompleks bisnis yang akan dijalankan.

Sebuah kios di mall akan jauh lebih mudah untuk ditangani dari jarak jauh, tetapi sebuah unit retail yang akan dibangun dari awal sebagai sebuah toko akan membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak. Pastikan franchiser mengetahui berapa besar waktu yang siap Anda berikan untuk bisnis tersebut.

Baca juga:  Sebelum Anda memulai startup, lakukan 3 hal berikut

Apa yang ingin Anda raih?

Jika Anda mengharapkan sebuah franchise dapat menguntungkan dalam waktu satu bulan, dan franchise tersebut tidak dapat memberikan keuntungan dalam satu tahun, akan lebih baik jika Anda keluar dari franchise tersebut sebelum menandatangani  kontrak. Franchise yang baik tahu bagaimana caranya menangani ekspektasi sehingga para franchisee tetap optimis dan tahu apa yang sedang mereka kerjakan. Franchise bukanlah peluru ajaib untuk mendapatkan keuntungan. Franchise merupakan sebuah bisnis, sama seperti bisnis lainnya, dan kebanyakan bisnis butuh waktu untuk mendapatkan keuntungan.

Franchiser juga harus tahu apakah Anda memiliki rencana untuk ekspansi karena itu membutuhkan pembicaraan yang jauh lebih dalam tentang lokasi dan pengembangannya. Jika sebuah franchise membuat janji yang tidak masuk akal, mundurlah sejenak, dan lakukan riset lebih banyak. Akan lebih baik jika Anda bekerja dengan perusahaan yang memberitahukan kepada Anda di awal tentang ekspektasi Anda dibandingkan dengan perusahaan yang memberikan jaminan tetapi tidak dapat mendukung Anda setelah Anda bergabung dengan mereka.

Mengapa Anda tertarik dengan franchise?

Orang – orang mengambil franchise tentu karena mereka memiliki alasan tersendiri. Beberapa diantaranya mungkin bermimpi untuk menjadi pengusaha. Atau mereka ingin mengontrol karir mereka sendiri. Bahkan beberapa diantara mereka sedang mencari karir lain.

Perlu diketahui, tidak semua orang cocok untuk menjalankan franchise. Franchisee membutuhkan kepribadian unik yang dapat membuat mereka berada diantara visionary dan team player. Jika Anda ingin dapat mengambil keputusan sendiri, ingin melakukan semua hal dengan cara Anda sendiri, dan membangun brand dari awal, Anda mungkin akan lebih bahagia untuk membangun startup. Tetapi, jika Anda ingin mendapatkan dukungan dari sistem operasional, pelatihan penjualan, training, dan pemasaran secara penuh, franchise merupakan pilihan yang tepat. Franchise tidak menjanjikan kepastian sukses, tetapi menawarkan sebuah template untuk menjalankan bisnis yang sukses. Sebuah franchise yang baik harusnya menyadari hal tersebut dan mereka hanya bekerja dengan orang – orang yang cocok untuk bisnis franchise.

Baca juga:  10 Pertanyaan yang harus ditanyakan saat merekrut webmaster

Mengapa Anda tertarik dengan franchise ini?

Banyak orang yang tertarik masuk ke franchise karena mereka berpikir bahwa franchise merupakan salah satu cara untuk menjalankan bisnis yang menguntungkan. Namun, semua itu tidak benar, keuntungan seharusnya tidak menjadi satu – satunya alasan Anda untuk tertarik pada sebuah franchise. Sebagai contoh, jika Anda merupakan seorang lactose intolerant, maka Anda bukanlah seseorang yang ideal untuk membuka toko es krim. Namun, jika Anda merupakan seorang lactose intolerant dan es krim yang Anda jual terbuat dari kelapa, almond, dan kedelai, mungkin Anda adalah orang yang tepat.

Menjalankan sebuah bisnis merupakan cara untuk mendapatkan uang dan untuk melakukan hal tersebut dengan baik, Anda harus memiliki passion terhadap produk atau jasa yang Anda jual. Franchise yang baik tahu bahwa setiap franchisee harus memiliki passion terhadap brand mereka, bukan hanya tertarik pada keuntungannya semata.

Fill Gunawan

Dia adalah seorang web developer yang sudah berkecimpung selama kurang lebih 7 tahun dalam industri kreatif, dia juga merupakan founder situs kerjayuk.com. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan startup dan mulai merintis usaha di industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *